Teknik-Teknik Pemasangan Kabel

3 comments
Bekerja dengan listrik memang terlihat mudah dan sederhana, akan tetapi kita juga perlu untuk berhati-hati dan teliti dalam melakukannya karena dapat membahayakan keselamatan penggunanya (seperti terjadi kebakaran atau sengatan arus listrik). Dalam postingan ini, saya ingin men-share beberapa hal yang saya anggap krusial (penting) untuk diketahui jika kita bekerja dengan kelistrikan.



Syarat mutlak yang harus dipenuhi dalam pemasangan peralatan listrik

  1. Setiap sambungan listrik harus kencang/kuat (tidak boleh terdapat sambungan listrik yang longgar karena dapat menyebabkan percikan api yang lama-kelamaan mengakibatkan panas dan terbakar).
  2. Pengguna peralatan listrik harus aman dari sengatan arus listrik, oleh karena itu setiap besi yang terekspos (terekspos = dapat disentuh) oleh pengguna tidak boleh dialiri arus listrik. Contohnya besi ground yang terdapat pada stop kontak.
  3. Antisipasi kemungkinan terjadinya korsleting (korsleting = kabel bermuatan positif dan negatif saling bersentuhan). Korsleting sangat berbahaya karena menyebabkan panas yang luar biasa dan ledakan di tempat terjadinya korsleting. Solusi untuk menangani bahaya korsleting ialah dengan memasang sekring (contoh sekring : MCB) sebagai pengaman yang akan memutuskan salah satu sambungan kabel (apakah bermuatan positif atau negatif) jika terjadi korsleting sehingga kabel bermuatan positif dan negatif tidak saling bersentuhan dalam waktu yang lama.




Trik-Trik



o Cara mengupas kulit kabel bundar yang benar :




o Trik memasang isi kabel serabut pada terminal :




o Trik memasang kabel pada penahan kabel :




o Trik menyambung kabel :

Read More